0
Home  ›  Drama  ›  Indonesian Film  ›  Kurang  ›  REVIEW

REVIEW - YOHANNA

Enam tahun pasca upaya mereplikasi gaya Paweł Pawlikowski  di Ida (2013) melalui Ave Maryam, kini melalui Yohanna, Razka Robby Ertanto kembali berambisi mengikuti kekhasan auteur lain, yakni Terrence Malick. Masalahnya sang sineas sebatas ingin meniru kulit luar, tanpa benar-benar meresapi substansi, pula memahami alasan mengapa si empunya gaya memilih untuk menerapkannya. 
Posting Komentar
Search
Menu
Theme
Share
Additional JS