Apakah pemakaian latar Korea Selatan di Sampai Jumpa, Selamat Tinggal merupakan sebuah keharusan? Mungkin tidak, tapi tempat berstatus "tanah asing" memang esensial bagi filmnya. Karena Adriyanto Dewo selaku sutradara sekaligus penulis naskah, menjadikan Korea selaku representasi ketersesatan para individu yang secara kebetulan saling bersimpangan jalan. Individu pertama adalah Rey (